Kamis, 19 Juni 2014

Peraturan untuk Penulis Menurut Hilary Mantel



1.       Tulislah buku yang bakal kamu baca. Logikanya, kalau tulisan itu buat penulisnya aja gak menarik, gimana dengan orang lain? Ada jenis penulis yg menulis karena tuntutan pasar, tapi yg namanya selera pasar kan cepet berubah. Tulisan kamu baru selesai eh udah trennya ganti.
2.       Ketika menemukan sebuah ide cerita menarik, gak harus selalu ditargetin jadi novel. Bisa aja itu jadi cerpen, novelet, atau naskah film.
3.       Hindari meletakkan adegan penting pada bagian sebelum bab 1 (termasuk prolog), mungkin bakal ter-skip oleh pembaca.
4.       Pastikan paragraf awal dibuka dengan hal yang penting, jangan bertele-tele  dan langsung membuat pembaca menutup buku kamu begitu saja.
5.       Narasi dalam tulisan kamu menunjukkan adanya perkembangan dalam cerita, entah itu karakter, setting, konflik, dll.
6.       Jangan abaikan pentingnya deskripsi. Fungsinya tak sekadar ornamen yang mempercantik tulisan. Minim deskripsi minim kekuatan.
7.       Di saat otak sudah penat, tinggalkan saja tulisanmu. Jalan-jalan atau melakukan kegiatan lain akan lebih baik untuk mendapatkan tenaga baru.
8.       Menulis itu akan menyita waktu dan lainnya, jangan setengah-setengah pada komitmen awal untuk menyelesaikan tulisanmu sendiri. Selesaikanlah tanpa buru-buru. Menulis bukan sesuatu yang harus diselesaikan dengan tergesa hingga melewatkan banyak hal penting.

Itu tadi sedikit ilmu dari Hilary Mantel, seorang penerima Costa lewat novelnya Bring up the Bodies.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar