Kamis, 19 Juni 2014

Membangun Karier Sebagai Penulis

Membangun karier sebagai penulis bukan kerjaan yang mudah. Ini daftar pengingat apa yang penting dalam karier sebagi penulis.
1.       Kegagalan guru terbaik. Ini terdengar klise, tapi ini benar adanya. Pelajari, butuhkan, perbaiki kesalahan, dan ulangi sampai berhasil.
2.      Terbuka pada berbagai kesempatan. Bisa saja itu hal yang mulanya kamu tolak, anggap nggak mungkin. Eh, ternyata rezekimu di situ.
3.      Kesempurnaan berawal dari ketidaksempurnaan. Sifat perfeksionis sering kali membuatmu menunda-nunda. Iya, nggak? Tapi satu-satunya jalan mendekati kesempurnaan adalah melatih ketidaksempurnaan. Well, just do it anyway!
4.      Menulis, menulis, menulis!!!!!! Masih perlu penjelasan lagi?!
5.      Abaikan mitos sukses secara instan. Yang instan itu punya efek nggak bagus. Pingin punya karya one hit wonder, but then vanish?
6.      Jadi dirimu sendiri. Semakin autentik caramu berkomunikasi dengan orang yang peduli pada hasil karyamu, semakin terbuka jalan kariermu.
7.      Tahu nilai yang bermakna bagimu. Kalau kamu nggak tahu apa yang mau kamu sampaikan ke pembaca, bagaimana mereka bisa memahami karyamu?
8.      Jangan bandingkan apa yang akan kamu lakukan dengan apa yang sudah dilakukan orang lain. Sebatas inspirasi tak masalah, tapi mengertilah jalur yang kau tempuh kemungkinan besar berbeda.
9.      Milikilah rencana, namun tetap terbuka pada kesempatan yang tak terencana. Ya, jangan kaku, tapi juga gak lembek. Fleksibel, gitu.
10.  Baca dan belajar. Tak hanya soal literasi, tapi juga tentang bagaimana industri perbukuan bekerja. Sebelum perang, harus tahu medannya dulu.
11.  Jangan mengejar uang. Tentukan apa yang paling bermakna/bernilai bagimu—apa yang uang tak bisa beli—dan kejarlah itu.
12.  Gak semua tips/cara yang penulis terkenal+bestseller pakai cocok untuk kamu pakai. Pilah, mana yang cocok, mana yang gak.
13.  Samai atau lampaui. Tiru yang terbaik, tapi coba lampaui yang asli dengan menambahkan citarasa personalmu sendiri.
14.  Kenali khalayakmu. Misal, remaja. Maka, cari tahu gimana sih dunia remaja, cara pikir remaja, dll. Yeah, Be in their shoes.
15.  Mendengar. Apa komentar pembaca, kritikus, penulis lain tentang karyamu? Pilahlah komentar itu. Kritik negatif & tidak membangun, buang.  Jangan marah-marah  di sosmed saat ada yang mengkritik karyamu. Perkembanganmu sebagai penulis tergantung seberapa baik kamu menanggapi kritik-kritik itu.
16.  Hanya karena kamu penulis, bukan berarti cara untuk berhubungan dengan khalayakmu melulu lewat tulisan. Gunakan foto, gambar, video, dll.
17.  Bersyukur. Bersyukur atas segala capaian dalam karier menulismu selama ini. Bukan berarti sebuah kemandegan. Justru kamu lebih ringan melangkah.
18.  Murah hati dalam berbagi. Seperti sedekah, dengan memberi justru menambah ilmu & manfaat. Jadi volunteer, misalnya. Keuntungan berupa pengalaman, link, teman itu bisa berguna bagi dirimu, baik dalam karier menulis atau lainnya.
19.  Memperluas zona nyamanmu, menantang dirimu sendiri. Sudah punya 5 naskah genre romance? Tantang diri untuk bikin novel yang ber-genre thriller.
20.  Berhenti mencari garansi. Semakin besar risiko, semakin besar imbalan yang mungkin kau dapatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar