Minggu, 09 Oktober 2016

MOCAS 2



TUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR
MAHASISWA UNS


Oleh: ahmad Adib Ph.D dan Septandho Hijaf S.Sn

Sebenarnya, mau kemana setelah lulus? Pertanyaan yang sering dilontarkan kepada para mahasiswa dan selalu membuat galau. Kebanyakan dari mereka ingin menjadi pegawai dan tak jarang juga banyak yang bingung hendak kemana setelah lulus. Seharusnya setiap mahasiswa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan jurusannya masing-masing. Misalya mahasiswa jurusan perikanan akan bekerja di bidang budidaya ikan, mahasiwa keguruan menjadi seorang guru, dan lain sebagainya. Namun sekarang ini banyak yang terbolak-balik. Banyak pegawai bank yang berasal dari lulusan perikanan, pertanian, dan kesehatan. Dan justru para lulusan ekonomi malah menganggur.
Sebenarnya ada satu cara untuk mengatasi kebingungan ini. Yaitu entrepreneurship atau kewirausahaan. Entrepreneurship bagaikan jalan alternatif yanng bisa dilalui untuk menuju kesuksesan, disamping jalan utama yang biasa dilalui orang kebanyakan yaitu jalan karir menjadi pegawai. Alangkah baiknya apabila ketika masih mahasiswa kita memulai untuk berwirausaha dan nanti setelah lulus kita telah memiliki usaha sendiri bahkan usaha tersebut sudah menjadi besar. Tidak perlu muluk muluk untuk membuat suatu usaha yang bermodal besar. Cukup membuat usaha yang sekiranya kita mampu untuk menanggungnya. Kalau bisa mencari usaha yang low inves namun hight profit. Banyak usaha-usaha yang didirikan oleh mahasiswa dan hanya memiliki modal sedikit pada awalnya, diantaranya adalah: Lestude (Lembaga Studi Desain), Creative Entrepreneur Tour, Kreawindo (CV. Kreatif Wirausaha Indonesia), dll.
Apapun bisa dilakukan apabila memiliki semangat dan nyali, karena memang itulah syarat terpenting bila ingin menjadi pengusaha. Namun perlu diingat bahwa tugas utama mahasiswa adalah kuliah. Jangan sampai bisnis yang dilakukan menganggu prestasi kuliah. Dan apabila bisnis yang dilakukan sangat menganggu, maka sebaiknya bisnis tersebut diletakkan dulu untuk lebih berkonsentrasi kuliah. Dalam masa kuliah ini bisa dipergunakan untuk mengenali diri sendiri.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memahami dan mengembangkan diri antaralain:
1.      Evaluasi dan instropeksi
2.      Mengetahui, menyadari, dan memahami kapasitas diri
3.      Memetakan diri atau slef mapping
4.      SWOT Analysis
Setelah memahami diri lantas harus bagaimana? Dua hal penting yang harus diperhatikan adalah menetapkan tujuan atau orientasi hidup dan menetapkan tujuan karir atau profesi baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Apabila kedua hal itu telah dipenuhi—baik memahami diri maupun menetapkan tujuan hidup dan karir—maka akan sangat mudah untuk memulai bisnis.
Setiap memulai bisnis pasti ada ketakutan kalau-kalau rugi. Tidak perlu takut. Kuncinya adalah nikmati saja prosesnya, seperti naik rolecoaster, adakalanya melesat, adakalanya melambat, dan ketikan melesat itu anda harus melesat secepat mungkin melebihi yang lain. Gali diri anda, agar melakukan sesuatu secara senang, sesuai passion anda.
Kenapa orang Amerika Sukses?  Karena mereka memiliki budaya yaitu apabila diberi suatu tugas atau tanggung jawab maka harus dikerjakan semaksimal dan secepat mungkin. Sehingga setelah selesai bisa untuk bersenang-senang. Jadi menggunakan waktu seefisien mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar