TUMBUHKAN
JIWA ENTREPRENEUR
MAHASISWA UNS
Oleh: ahmad Adib Ph.D dan Septandho Hijaf S.Sn
Sebenarnya, mau kemana setelah lulus? Pertanyaan yang sering
dilontarkan kepada para mahasiswa dan selalu membuat galau. Kebanyakan dari
mereka ingin menjadi pegawai dan tak jarang juga banyak yang bingung hendak
kemana setelah lulus. Seharusnya setiap mahasiswa mendapatkan pekerjaan sesuai
dengan jurusannya masing-masing. Misalya mahasiswa jurusan perikanan akan
bekerja di bidang budidaya ikan, mahasiwa keguruan menjadi seorang guru, dan
lain sebagainya. Namun sekarang ini banyak yang terbolak-balik. Banyak pegawai
bank yang berasal dari lulusan perikanan, pertanian, dan kesehatan. Dan justru
para lulusan ekonomi malah menganggur.
Sebenarnya ada satu cara untuk
mengatasi kebingungan ini. Yaitu entrepreneurship atau kewirausahaan. Entrepreneurship
bagaikan jalan alternatif yanng bisa dilalui untuk menuju kesuksesan, disamping
jalan utama yang biasa dilalui orang kebanyakan yaitu jalan karir menjadi
pegawai. Alangkah baiknya apabila ketika masih mahasiswa kita memulai untuk
berwirausaha dan nanti setelah lulus kita telah memiliki usaha sendiri bahkan
usaha tersebut sudah menjadi besar. Tidak perlu muluk muluk untuk membuat suatu
usaha yang bermodal besar. Cukup membuat usaha yang sekiranya kita mampu untuk
menanggungnya. Kalau bisa mencari usaha yang low inves namun hight profit. Banyak
usaha-usaha yang didirikan oleh mahasiswa dan hanya memiliki modal sedikit pada
awalnya, diantaranya adalah: Lestude (Lembaga Studi Desain), Creative
Entrepreneur Tour, Kreawindo (CV. Kreatif Wirausaha Indonesia), dll.
Apapun bisa dilakukan apabila
memiliki semangat dan nyali, karena memang itulah syarat terpenting bila ingin
menjadi pengusaha. Namun perlu diingat bahwa tugas utama mahasiswa adalah
kuliah. Jangan sampai bisnis yang dilakukan menganggu prestasi kuliah. Dan apabila
bisnis yang dilakukan sangat menganggu, maka sebaiknya bisnis tersebut
diletakkan dulu untuk lebih berkonsentrasi kuliah. Dalam masa kuliah ini bisa
dipergunakan untuk mengenali diri sendiri.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memahami dan
mengembangkan diri antaralain:
1.
Evaluasi dan instropeksi
2.
Mengetahui, menyadari, dan memahami kapasitas
diri
3.
Memetakan diri atau slef mapping
4.
SWOT Analysis
Setelah memahami diri lantas harus bagaimana? Dua hal penting yang
harus diperhatikan adalah menetapkan tujuan atau orientasi hidup dan menetapkan
tujuan karir atau profesi baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Apabila
kedua hal itu telah dipenuhi—baik memahami diri maupun menetapkan tujuan hidup
dan karir—maka akan sangat mudah untuk memulai bisnis.
Setiap memulai bisnis pasti ada
ketakutan kalau-kalau rugi. Tidak perlu takut. Kuncinya adalah nikmati saja
prosesnya, seperti naik rolecoaster, adakalanya melesat, adakalanya melambat,
dan ketikan melesat itu anda harus melesat secepat mungkin melebihi yang lain.
Gali diri anda, agar melakukan sesuatu secara senang, sesuai passion anda.
Kenapa orang Amerika Sukses? Karena mereka memiliki budaya yaitu apabila
diberi suatu tugas atau tanggung jawab maka harus dikerjakan semaksimal dan
secepat mungkin. Sehingga setelah selesai bisa untuk bersenang-senang. Jadi menggunakan
waktu seefisien mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar