Kamis, 17 April 2014

~ 'puisi'~ Fatamorgana

Ku eja namamu satu per satu
Di setiap detik dan waktu ku
Mencoba menggali arti sosok dirimu
Yang semakin hari kian menghantui otakku
Tak ku sangka aku bisa terjebak dalam lingkaran perasaan yang sulit untuk ku maknai
Logika pun tak kuasa menjawab semua pertanyaan yang selalu menghujam
Kenapa aku bisa mencintaimu ?
Kenapa aku mau berkorban apapun demi kamu ?
Padahal kamu mengenalku pun tidak.

Bagiku kamu hanyalah fatamorgana di tengah gersangnya jalan kehidupan
Aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan mataku
Karna memang sampai kapanpun aku tak akan pernah bisa menyentuhmu
Apalagi memilikimu

Tapi satu yang harus kamu pahami
Aku,, berdiri di sini, layaknya lilin yang abadi
Aku akan memberikan cahayaku untukmu
Meskipun aku harus meleleh karnamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar